Kepada Siapa

 

Hari baru yang katanya putih

Aku menunjuk ujung danau yang diam

Terhadap permukaan-permukaan tebing

Ku dengar semut-semut kecil menangis

Menghipnotis jantungku tak tega berdetak

 

Aku menoleh; mengintip ilalang-ilalang layu

Ilalang yang termakan tikus-tikus putih berkemeja lagi bersepatu

 

Sampai hati; Dadaku terus berdesir memekik

Mendapati bunga persik memasang wajah lesu; juga

Bukti ratap mereka kepada tikus

 

Lalu, di hari putih yang orang-orang bicarakan; hari ini

Ku dapati bayi-bayi mungil terbius makanan mewah

Tentang malam yang berisik

Tentang pagi yang tertidur

Tentang mimpi-mimpi yang terkubur

 

Apakah tugasku sebagai orang tua?

Tidak begitu

Aku hanya penggendong sajak

Pembawa baki-baki kalimat

Tak mampu lagi ku peluk darah bangsa ini

Tak mampu lagi ku genggam penyakit bangsa ini

 

Lalu harus kepada siapa pedih negeri ini bersuara?

 

-Ms

Komentar

  1. KEREEENN IIIHHH BAGUUUSSS

    BalasHapus
  2. Aww keren parss. Sukses terus dentaa ❤️

    BalasHapus
  3. Ahh mantapp keyenn

    BalasHapus
  4. Uwwuuu mantul, lanjutkan

    BalasHapus
  5. Wawww.. karyanya bagus bangett pengen deh bisa punya karya🥺

    BalasHapus
  6. Sukses terus dentaa😍

    BalasHapus
  7. Wuihh emang josss������

    BalasHapus
  8. Selalu terbitkan karya terbaikmu:)👍

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Paparan Penyakit, Strategi Reduksi Trauma, dan Mitigasi Pascabencana pada Korban di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Kafein, Kualitas Tidur, dan Burnout Akademik: Tiga Faktor yang Memengaruhi Kesehatan Mahasiswa

OFFICIAL UPGRADING 2 CSSMoRA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2025/2026.