Postingan

Self-Diagnosis dari Internet

Gambar
Self-Diagnosis dari Internet Oleh: Zulfa Izzatil Aqmar  Sumber: pexels Di era digital saat ini, internet menjadi sumber utama informasi, termasuk informasi kesehatan. Ketika merasakan gejala tertentu, tidak sedikit orang yang langsung mencari jawabannya melalui mesin pencari atau media sosial. Dari hasil pencarian tersebut, seseorang kerap menyimpulkan sendiri penyakit yang dialaminya tanpa melakukan pemeriksaan medis. Fenomena ini dikenal sebagai self-diagnosis. Self-diagnosis sering dianggap sebagai langkah awal yang wajar dan praktis. Namun, kebiasaan ini dapat menimbulkan berbagai risiko serius bagi kesehatan jika dilakukan tanpa pemahaman yang tepat dan tanpa konsultasi dengan tenaga kesehatan. Self-diagnosis adalah tindakan menilai atau menentukan kondisi kesehatan diri sendiri berdasarkan informasi yang diperoleh dari internet, pengalaman orang lain, atau media sosial. Padahal, banyak penyakit memiliki gejala yang mirip satu sama lain. Tanpa pemeriksaan yang menyeluruh...

Kesehatan Gigi dan Mulut sebagai Bagian dari Kesehatan Tubuh Secara Menyeluruh

Gambar
  Kesehatan Gigi dan Mulut sebagai Bagian dari Kesehatan Tubuh Secara Menyeluruh Oleh: Dewi Astuti  Sumber: Pexels  Kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, meskipun seringkali tidak mendapat perhatian yang cukup. Banyak orang menganggap masalah gigi hanya tentang rasa sakit atau penampilan, padahal mulut adalah pintu masuk utama untuk makanan, minuman, dan bakteri ke dalam tubuh. Jika kesehatan gigi dan mulut buruk, bisa menyebabkan infeksi yang mempengaruhi bagian lain dari tubuh. Gigi dan mulut membantu proses mengunyah makanan agar lebih mudah ditelan dan dicerna. Selain itu, mulut juga penting untuk berbicara dan berkomunikasi. Jika ada masalah seperti gigi berlubang, gusi meradang, atau infeksi pada mulut, kegiatan sehari-hari bisa terganggu. Selain membuat tidak nyaman, masalah ini juga bisa menyebabkan penurunan asupan nutrisi dan menurunkan kualitas hidup. Penelitian menunjukkan bahwa kesehatan gigi dan mulut berkait...

Media Sosial dan Kesehatan Mental: Teman atau Tekanan?

Gambar
  Media Sosial dan Kesehatan Mental: Teman atau Tekanan? Oleh: Zinta Dwi Safira Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Melalui berbagai platform digital, individu dapat berkomunikasi, berbagi informasi, dan mengekspresikan diri dengan mudah. Media sosial juga berperan sebagai sarana edukasi kesehatan, dukungan emosional, serta memperluas jejaring sosial. Dalam konteks ini, media sosial dapat menjadi “teman” yang membantu individu merasa terhubung dan tidak sendirian. Namun, penggunaan media sosial yang tidak terkontrol justru dapat menjadi sumber tekanan bagi kesehatan mental. Paparan konten secara terus-menerus, tuntutan untuk selalu aktif, serta kebiasaan membandingkan diri dengan kehidupan orang lain dapat memicu stres dan kecemasan. Banyak individu merasa tertekan ketika melihat standar kebahagiaan dan kesuksesan yang ditampilkan di media sosial, meskipun sering kali hal tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan realitas Dampak lain ya...

Semarak Isra’ Mi’raj 1447 H

Gambar
Semarak Isra’ Mi’raj 1447 H Pada tanggal 13 Januari 2026, CSSMoRA UIN Jakarta mengadakan kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H via Zoom Meeting dengan tema "Menumbuhkan Generasi Muda yang Beriman, Berakhlak, dan Berprestasi". Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota CSSMoRA UIN Jakarta sebagai bentuk refleksi spiritual di awal tahun. Acara tersebut menghadirkan pemateri yang sangat berkompeten, yakni Ustadz Taqiyuddin Muhammad Rabbany, S.Ag. (Awardee Student Exchange KRIK University Thailand), yang membahas mengenai "Istifadah dari Ufuqil A’la; Manifestasinya pada Akal, Iman, dan Cinta". Dalam pemaparannya, narasumber membedah peristiwa Isra Mi’raj secara mendalam, mulai dari analisis linguistik ayat Al-Qur'an hingga perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang melampaui batas keduniawian. Seiring dengan itu, disampaikan pula pentingnya memiliki "Kesadaran Profetik", di mana setiap individu yang telah mencapai kemandirian spiritual h...

Darurat Kesehatan Ganda: Waspada Polusi Udara dan "Silent Pandemic" Diabetes di Indonesia

Gambar
Darurat Kesehatan Ganda: Waspada Polusi Udara dan "Silent Pandemic" Diabetes di Indonesia Oleh: Fakhri Hukama Wahyu Indonesia saat ini menghadapi beban ganda penyakit yang serius. Di satu sisi, faktor lingkungan seperti polusi udara terus mengancam kesehatan pernapasan. Di sisi lain, perubahan gaya hidup memicu lonjakan penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, bahkan pada kelompok usia muda. Artikel ini mengulas fakta, data terbaru, dan langkah pencegahan berdasarkan pedoman resmi Kementerian Kesehatan RI. 1. Ancaman Nyata: Polusi Udara dan Lonjakan Kasus ISPA Kualitas udara yang buruk di kota-kota besar (khususnya Jabodetabek) telah terbukti berkorelasi langsung dengan peningkatan kasus gangguan pernapasan. Fakta & Data Terbaru (2024-2025): Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat adanya tren kenaikan kasus ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) dan pneumonia, terutama pada kelompok rentan seperti balita dan lansia. Korelasi Polusi : Data Kemenkes menegaskan bahwa...

MENTAL HEALTH PADA REMAJA: KENAPA PENTING DAN BAGAIMANA MENANGANINYA?

Gambar
 MENTAL HEALTH PADA REMAJA: KENAPA PENTING DAN BAGAIMANA MENANGANINYA? oleh: Nazar Akmalullail sumber: pinterest      Masa remaja merupakan fase transisi penting dari anak-anak menuju dewasa yang ditandai dengan perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang signifikan. Pada fase ini, remaja menghadapi berbagai tuntutan baru, mulai dari akademik, relasi sosial, hingga pencarian jati diri. Sayangnya, perubahan tersebut juga membuat remaja rentan mengalami gangguan kesehatan mental. Data global dari World Health Organization menunjukkan bahwa gangguan mental merupakan salah satu penyebab utama disabilitas dan beban penyakit pada kelompok usia 10-19 tahun, dengan depresi, kecemasan, dan gangguan perilaku sebagai masalah yang paling sering ditemukan.      Kesehatan mental berperan besar dalam menentukan kualitas hidup remaja, baik saat ini maupun di masa depan. Remaja dengan kesehatan mental yang baik cenderung mampu mengelola emosi, membangun hubungan so...

Hubungan Bangun Shubuh dengan Kualitas Produktivitas dan Berpikir Seharian

Gambar
Hubungan Bangun Shubuh dengan Kualitas Produktivitas dan Berpikir Seharian Oleh: Tsamura Fuada  sumber: Pexels      Islam adalah agama yang visioner, tidak pernah membuat perintah yang tidak ada faedahnya sama sekali, termasuk perintah bangun pada waktu sebelum shubuh untuk melaksanakan shalat. Shalat subuh merupakan aktivitas pertama yang dilakukan oleh umat Islam setelah bangun tidur. Hal ini adalah sebuah keunikan, dimana shalat Subuh ini memiliki banyak manfaat baik dari segi spiritual maupun kesehatan fisik dan mental termasuk memberikan ketenangan batin dan kedisiplinan.      Keterlambatan bangun tidur dapat memengaruhi kondisi psikologis remaja. Remaja yang terlambat bangun tidur maka akan memulai aktivitasnya dengan tergesa-gesa atau dengan kata lain diburu waktu. Selain dampak psikologis, bangun shubuh ini baik juga untuk dampak kesehatan jasmani juga, seperti Faedah dari bangun shubuh ini sering kali dilupakan oleh segolongan orang, dalam seb...