Jumpa

Aku merindukanmu

Di pesisir senja yang basi

Merekat erat di pelukan dadaku


Aku merindukanmu

Persis sejak kacamataku meneropongi wajahmu

Lengkap sudah sesak dada yang meronta2


Aku ingin bertemu

Menangis lagi di pundakmu

Meluapkan bahasa yang tak dapat luap kepada selain kamu


Aku ingin bertemu

Merengek lagi di pangkuanmu

Layaknya bocah2 sekolah dasar meminta jajan

Tulus.


Dan jengkal memang bukan sekadar rindu

Meski dadaku sudah sesak sekali ingin bertemu

Meluap bahasa yang ingin berterbangan

Diam terpaku ingin mendengar


Aku ingin bertemu

Terhadap kamu yang ku sebut penyesak rindu.

Jumpa-


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Paparan Penyakit, Strategi Reduksi Trauma, dan Mitigasi Pascabencana pada Korban di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Kafein, Kualitas Tidur, dan Burnout Akademik: Tiga Faktor yang Memengaruhi Kesehatan Mahasiswa

OFFICIAL UPGRADING 2 CSSMoRA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2025/2026.