Postingan

Manusia sungguh makhluk lemah dan Allah Yang Maha memudahkan

Gambar
Oleh : aesha Manusia sungguh makhluk lemah dan Allah Yang Maha memudahkan, Memilih melepaskan itu Tidak semudah apa yang terlihat Tidak sesulit apa yang kita pikirkan Seperti pahala Mudah karena begitu murahnya kasih sayang Allah Sulit akibat hawa nafsu manusia Surga Allah Mahal dan sulit digapai, dilihat dari perjuangannya Murah dan sangat luas, dilihat dari kasih sayang Nya Wallahua'lam ... Andai dia tau, Dalam melepaskanmu, Ada sesak yang muncul memenuhi paru, Ada pikir yang hadir mengganggu otak, Ada isak yang tertahan di pojok hati, Andai dia tau, ... Andai dia tau, Dalam memilih melepaskanmu, ada paru, otak dan hati yang terganggu.. Akankah ia tega untuk terus hadir bukan pada masanya?? Dan Allah memang Yang Maha Tahu, Dalam melepaskanmu wahai perasaanku, Ia siapkan paru yang luas dan lebar untuk menampung sesak itu, Ia siapkan otak yang cerdik untuk mengalihkan gangguan itu, Ia siapkan hati yang ...

Rindu diantara Cinta

Gambar
O leh : Rizil '13  Sederhana pun, Sesederhana aura embun, Bahwa... Aku mencintai mu Lalu... Bukan ku cintai mu dengan durjana Aku hanya ingin cinta bak dengung lebah di sabana Aku tak ingin mencinta dalam sedu sedan Tapi cinta ku bagai pesona pelangi setelah hujan Pun aku tak ingin mencintai dalam tangis terisak Karena ku mencintai seperti air segara anak Karna ku cintai mu.. Rindu pun membelenggu Menghujam bertumpuk bersatu padu Meringkuk terduduk bayangkan wajah mu Menggurat senyum manis aduhai mu Bersenandung manis lantunkan lagu mengusir rindu Rindu ini tak pernah habis Bagai selapis hati yang tak pernah tipis Bagai nirwana meliuk mencumbu tapis Pun bagai belati mengoyak sadis Cinta dan rindu ku.. Berputar bertumbukan di relung hati Tak sisakan ruang istirahat walau sesenti Tersenyum lalu sekejap menangis dilain hari Hasratkan raga mu mengu...

Ramai

Gambar
oleh : Hamba Tiada Habis Jalanan Terlelap Bising asap pagi telah bersahabat Ego tiada mengalah selalu jadi pelengkap Panas terik pun jadi jerat Waktu berputar tak mampu ditolak berganti malam pun sesak deret di tengah jalanan Dentuman detik pun kian berlalu mengejar jarak Sekian melamun ditengah hamparan Rasa tak bersahabat pun bagi pendatang Keluh lelah hadapi realita Bagi yang telah lama abaikan malang bertubi-tubi dalam hasrat untuk bercita Sekejap berasa di dalam naungan keheningan Hal yang selalu dirindukan Buah cinta yang menanti kedatangan Haru tawa peluk yang hanya terungkapkan